Lingkup Penting Hob

Lingkup Penting Hob

Kawasan penting Heart of Borneo merupakan kawasan konservasi maupun kawasan…

Yang Anda Bisa Lakukan ?

Kawasan HoB memiliki fungsi dan daya dukung lingkungan hidup yang penting bagi 15 juta penduduk di Borneo . Oleh karena itu…

BERITA & ARTIKEL

  • Wujudkan Pembangunan Hijau, Pemkab Mahakam Ulu Bekerjasama dengan WWF Indonesia

    Wujudkan Pembangunan Hijau, Pemkab Mahakam Ulu Bekerjasama dengan WWF Indonesia

    Kabupaten Mahakam Ulu dan WWF Indonesia melaksanakan kerjasama melalui Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh MS Ruslan, SH. MH. Msi (Pj Bupati Kab. Mahakam Ulu) dan Dr. Efransjah (CEO WWF Indonesia) bertempat di Shangri La Hotel, Jakarta pada 14 November 2013. Penandatangan kerjasama ini dilaksanakan untuk menyiapkan dan menyelenggarakan pembangunan hijau di Kab. Mahakam Ulu sebagai salah satu bentuk implementasi program Inisiatif Heart of Borneo (HoB).

    Dalam mencapai tujuan dari pembangunan hijau, beberapa hal penting yang menjadi fokus dalam perjanjian ini diantaranya adalah; a). membantu dan memberikan pertimbangan dalam perencanaan dan penataan ruang kabupaten yang berkelanjutan dan rendah emisi, b). mendorong praktik konservasi yang efektif, pengelolaan sumberdaya alam lestari, dan praktik usaha yang rendah emisi di sektor kehutanan dan perkebunan, c). mendorong praktik-praktik pengelolaan tambang mineral bertanggungjawab dan berdaya guna bagi masyarakat, d). penguatan ekonomi masyarakat setempat melalui pengeloaan sumberdaya alam lestari dan pemanfaatan limbah dari pengelolaan sumberdaya alam, e). mempromosikan pengembangan skema pembayaran jasa lingkungan, energi terbarukan, dan pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation – REDD), f). mendorong penerapan pendidikan dan pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

    Kabupaten Mahakam Ulu merupakan pemekaran dari Kabupaten Kutai Barat yang terbentuk sebagai otonomi baru pada tanggal 11 Januari 2013 melalui UU No.2 Tahun 2013. Kabupaten seluas 15.315 km2 dan dihuni oleh 28.000 penduduk. 100 % dari wilayah Kabupaten Mahakam Ulu merupakan kawasan HoB di Provinsi Kalimantan Timur yang menjadi titik temu dari 3 kawasan penting HoB yaitu; Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM), Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK), dan Kawasan Ekosistem Muller-Schwanner.

    Wilayah Kabupaten Mahakam Ulu sendiri masih memiliki tutupan hutan yang baik sekitar 70 % – 80 % dari luas wilayah keseluruhan kabupaten serta merupakan habitat bagi spesies penting yang terancam punah seperti; Badak, Orangutan, Bekantan (Nasalis larvatus), Pesut, Macan Dahan, dan Buaya air tawar.

    MS Ruslan, SH, MH, Msi, menyatakan, “Pemkab Mahakam Ulu bertekad untuk memperhatikan lingkungan melalui proses tata ruang yang mempertahankan kawasan hutan agar dikelola dengan baik”. Beliau juga menegaskan komitmennya beserta jajaran SKPD untuk meletakan pondasi yang kokoh dalam mewujudkan Kabupaten Mahakam Ulu yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

    “Sangatlah penting untuk menjaga keberlanjutan kawasan hutan dan kelestarian sumberdaya alam yang terdapat di Kabupaten Mahakam Ulu melalui pembangunan hijau demi kesejahteraan masyarakat Mahakam Ulu di masa kini maupun bagi generasi yang akan datang”, ungkap Dr. Efransjah, CEO WWF Indonesia. Beliau juga menegaskan, “Ujian pertama dalam pengembangan Mahakam Ulu sebagai kabupaten baru adalah pengaturan tata ruang yang memperhatikan potensi maupun kelestarian kekayaan alamnya.”

    Sebagai langkah tindak lanjut, kedua belah pihak menyadari perlunya melakukan upaya-upaya untuk mendatangkan dukungan dari berbagai pihak baik dari sisi pengembangan teknis maupun dukungan pendanaan seperti; pendanaan untuk penguatan pengelolaan program dari TFCA untuk peran masyarakat sipil; mendapatkan skema pembayaran penyediaan jasa lingkungan atau kompensasi terhadap upaya-upaya pembangunan berkelanjutan atau pengurangan emisi.