Lingkup Penting Hob

Lingkup Penting Hob

Kawasan penting Heart of Borneo merupakan kawasan konservasi maupun kawasan…

Yang Anda Bisa Lakukan ?

Kawasan HoB memiliki fungsi dan daya dukung lingkungan hidup yang penting bagi 15 juta penduduk di Borneo . Oleh karena itu…

TENTANG HOB

  • Pertemuan Trilateral

    Pertemuan Trilateral

    Sebagai penghubung konservasi dan pembangunan berkelanjutan di tiga negara. Setelah Deklarasi Heart of Borneo pada bulan Februari 2007,  pemerintah Brunei Darussalam, Indonesia dan Malaysia melanjutkan komitmen terhadap HoB pada April 2008 sebagai rencana aksi trinasional yang telah dirumuskan. Ketiga negara sepakat untuk menjembatani konservasi dan pembangunan di Kalimantan dengan lima program utama dan tujuan masing-masing.


    Konservasi Milestones

    1. Workshop, Brunei Darussalam, April 2005 ini adalah pertama kalinya bahwa tiga pemerintah Borneo duduk untuk membahas masa depan HoB. Agenda diatur untuk melanjutkan diskusi mengenai isu dan konsensus dicapai pada Visi dan Rencana Aksi untuk mempromosikan Deklarasi Heart of Borneo.

    2. KTT Pimpinan ASEAN, Malaysia, Desember 2005

    Hal ini memberikan persetujuan resmi ASEAN untuk mengembangkan inisiatif HoB, serta mendukung sebagai Proyek Utama BIMP-EAGA. Hal ini ditindaklanjuti dan dikembangkan di pertemuan tingkat tinggi ASEAN dan BIMPEAGA berikutnya.

    3. COP8/CBD Brasil, Maret 2006

    HoB secara resmi diluncurkan pada konferensi Kesepakatan Keanekaragaman Hayati oleh Brunei Darussalam, Indonesia dan Malaysia. Ketiga negara menegaskan komitmen mereka untuk mendukung inisiatif.

    4. Deklarasi Heart of Borneo, Indonesia, Februari 2007

    Deklarasi untuk melestarikan "Heart of Borneo" secara resmi ditandatangani antara tiga pemerintah Kalimantan-Brunei Darussalam, Indonesia dan Malaysia.

    5. Heart of Borneo, Pertemuan Tiga Negara Pertama, Brunei Darussalam, Juli 2007

    Mufakat dicapai pada beberapa isu. Ini termasuk pentingnya pengembangan Dokumen Proyek Nasional untuk mencapai visi HoB dan proposal pengembangan sekretariat.

    6. Heart of Borneo, Pertemuan Tiga Negara Kedua, Indonesia, April 2008

    Tiga negara sepakat pada lima program utama: Pengelolaan Lintas Batas, Pengelolaan Kawasan Lindung, Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan, Pengembangan Ekowisata, dan Pengembangan Kapasitas, serta 21 poin tindakan yang akan dilaksanakan di tiga negara.

    7. Heart of Borneo, Pertemuan Tiga Negara Ketiga, Malaysia, Oktober 2009

    Ketiga negara telah menyelesaikan proyek dokumen nasional masing-masing mengacu pada lima program utama HoB. Hal-hal lain muncul untuk membahas seperti masalah Reducing Emission from Deforestation and Forest Degradation (REDD), mekanisme pendanaan yang berkelanjutan, pembentukan Sistem Informasi Geografis (GIS) Kelompok Kerja dan logo HoB. Salah satu hasil pertemuan adalah rekomendasi untuk melakukan pertemuan untuk membahas hal-hal baru sebelum pertemuan trilateral berikutnya datang di Brunei Darussalam, diproyeksikan akan diselenggarakan pada bulan April 2010.

    8. Heart of Borneo, Pertemuan Tiga Negara Keempat, Brunei Darussalam, April 2010

    Dalam pertemuan ini menekankan akan perlunya menyelesaikan beberapa isu yang beredar dalam rangka memfasilitasi dan meningkatkan kinerja Pertemuan Tiga Negara Heart of Borneo. Selain itu,  pertemuan ini menyebutkan kemungkinan dukungan Pengelolaan Kelembagaan dan Modalitas, memutuskan logo HoB yang diusulkan, studi potensi pembiayaan berkelanjutan, dan untuk menyelaraskan hal-hal yang terkait dengan Sistem Informasi Geografis untuk HoB.

    9. Heart of Borneo, Pertemuan Tiga Negara Kelima, Indonesia, September 2011

    Pertemuan tersebut sepakat untuk mengejar hal-hal Program Pengelolaan  Kawasan Lindung Lintas Batas, Indonesia diminta untuk merevisi TOR Komite Teknis GIS, sepakat untuk mempertahankan mekanisme dalam absen sekretariat tetap, mempertimbangkan dan menyepakati logo yang diusulkan, serta mengadopsi lagu sebagai lagu Inisiatif HoB dengan perubahan kecil dalam lirik.

    10. Heart of Borneo, Pertemuan Tiga Negara Keenam, Malaysia, September 2012

    Dalam pertemuan ini, Malaysia menyepakati untuk berbagi informasi terkait pengembangan Lanjak Entimau Wildlife Sanctuary dan Taman Nasional Batang Ai dalam pelaksanaan Transboundary Protected Area Management (TbPA) serta disepakati juga agar komite teknis TbPA segera menggelar pertemuan. Selain itu juga diajukan proposal mengenai "Pembangunan Berkelanjutan HoB Melalui Pendekatan Ekonomi Hijau" yang disepakati akan didiskusikan oleh masing-masing negara HoB. Untuk video lagu HoB, masing-masing negara akan kembali menambahkan dan memperbaharui footage yang akan difinalisasi kemudian oleh Indonesia.

    11. Heart of Borneo, Pertemuan Tiga Negara Ketujuh, Brunei Darussalam, September 2013

    Pertemuan menyepakati untuk mengeksplorasi potensi kolaborasi dalam proyek penelitian konservasi kayu Ramin (Gonystylus bancanus) serta menjajaki kemungkinan Borneo Bird Race sebagai acara tahunan HoB. Beberapa proposal diajukan diantaranya; a). keterlibatan Asian Development Bank (ADB) sebagai mitra potensi dan keterlibatan masyarakat dalam menjalankan konservasi dan pembangunan berkelanjutan di kawasan HoB, b). adanya review atas Rencana Aksi Strategis (Renstra) HoB 2008 - 2013 serta menyusun Renstra untuk 5 tahun yang akan datang.

    12. Heart of Borneo, Pertemuan Tingkat Menteri, Brunei Darussalam, September 2013

    Dalam rangkaian kegiatan Trilateral Meeting ke-7, diadakan juga pertemuan tingkat menteri sebagai suatu bentuk pembaharuan komitmen terhadap inisiatif HoB. Pada pertemuan tersebut
    disahkan "Joint Ministerial Statement on The HoB Initiative"  yang sebelumnya dibahas dalam pertemuan Trilateral  ke-7. Kemudian juga disepakati Joint Press Statement  yang diluncurkan pada saat jumpa pers di acara tersebut.